Ide Konyol Mengadu Dua Timnas. Bosan Rasanya saya melihat konflik kepentingan antara individu maupun kelompok yang hanya akan mengambil keuntungan sendiri buat kelompok atau golongannya masing-masing. Setelah sekian lama konflik ini terjadi kini muncul ide konyol dan sangat memprihatinkan.
Entah apa yang mendasari keluarnya ide untuk mengadu dua timnas dari versi yang berbeda ini. Dengan dalih untuk memanggil pemain-pemain terbaik guna membela Timnas maka keluarlah ide konyol ini. Ini sungguh sangat konyol dan tidak masuk akal, bagaimana mungkin dalam satu negara terdapat dua timnas ?, dan mereka bertanding dilapangan dan diadu ?. Apa bangsa kita lupa, bahwa NKRI itu satu, terlepas dari berbagai banyaknya golongan dan suku, akan tetapi Indonesia itu satu.
Mengadu dua timnas selayaknya mengadu bangsa kita sendiri, dan akan lebih sangat memprihatinkan melihat Irfan bachdim bertarung dengan Bambang Pamungkas dengan kostum yang sama merah putih, dengan lambang yang sama garuda, dengan nama yang sama INDONESIA. Mari sama-sama berkaca bahwa bangsa ini diatas segala-galanya, dan persatuan wajib hukumnya.
Kamis, 04 Oktober 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar