Senin, 28 Oktober 2013

Budayakan Malu Pemuda

Standard
Hari ini itu, sumpah pemuda. Tapi sebelum ngomongin sumpah pemuda, maohon maav dulu ya, karena saya baru bisa kembali menulis di blog ini hari ini. Sengaja aja gitu biar momentnya tepat, pas sumpah pemuda pas saya mulai menulis lagi, pas mantab. Oke, begini, ada yang tahu hari ini itu peringatan sumpah pemuda yang keberapa ? ga ada yang tahu ? apa malah udah lupa? ya saya maklum lah. Pemuda jaman sekarang memang lebih kenal goyang caesar dari pada sumpah pemuda. sadis. Kalau berdasarkan ingatan saya, maka hari ini itu peringatan sumpah pemuda yang ke 84, itu pun kalau tidak salah ya, maklum saja, sudah banyak hal yang harus saya pikirkan. memikirkan isi dompet yang tinggal 2 lembar 10 ribuan padahal masih tanggal 28, mikirin cewe yang kadang kadang membuat saya tidak bisa berfikir secara nalar. Cewe jaman sekarang itu aneh dan susah gitu, ga di smsn sehari aja, ngomelnya udah bermacam macam bilang a lha bilang b lha, dan dengan mudahnya bilang
sumpah pemuda

"mas, mas kayane mank ga bisa ngelupain yg lama dech, buktinya, dulu mas perhatian banget sama dia, kok ma aku nda?"
kalau dia sudah berfikiran seperti itu, maka saya tidak akan membalas smsnya lagi. hahaha. eh, sory, kenapa jadi curhat, entar ada yang mikir saya punya gebetan baru. Oke, kembali ke sumpah pemuda. Sumpah pemuda tahun ini itu spesial dan luar biasa. Kenapa ? karena Sumpah Pemuda kali ini, kita ditontonkan dengan dua sisi mata tentang pemuda. Pemuda yang berprestasi dan pemuda yang bobrok. Pemuda jama sekarang memang aneh, mungkin 11 12 sama kasus cewe tadi, ehhh mbahas cewe lagi !.

Oke, mari bahas pemuda yang mengagumkan dengan prestasinya yang saya pikir mampu membuat semua mata berdetak kagum. Mereka adalah Timnas U 19. Sekumpulan pemuda dari sabang sampai marauke, dari seluruh pelosok desa dan wilayah yang ada di indonesia, mengharumkan merah putih dengan nama Timnas U 19. Kalu mau jujur, prestasi mereka sebenarnya tidak lah main main. 2 kali juara berturut turut pada ajang invitasi di hongkong, juara AFF Cup U19, dan terakhir lolos AFC Cup U 19 dengan status juara group. Menjubkan. Mungkin saya juga tidak perlu membahas mereka terlalu lama dan terlalu jauh, karena semua media masa sudah memberitakan dan membahas mereka selama dua bulan terakhir ini. Sebenarnya satu yang saya tunggu dari mereka, mampukah mereka lolos ke Piala Dunia U 20 di selandia baru tahun 2015 kelak? syaratnya, mereka perlu lolos sampai semi final di AFC Cup U19 tahun depan.

Oke, saya rasa cukup tentang euforia Timnas U 19, sekarang kita lihat pemuda dalam sisi buruknya. Mungkin beberapa hari terakhir ini kita semua mendengar berita tentang video mesum siswa SMP N 4 Jakarta yang beredar luas di internet. Kalau yang ini saya pikir juga bukan prestasi sembarangan, bayangkan saja, anak SMP yang baru belasan tahun, masih umbelen, masih minta duit juga, sudah bisa berakting layaknya bintang bokep profesional? bukankah ini prestasi? sadis!. Bobrok. Selain itu, yang bikin takjub lagi, video direkam di dalam kelas, dan disaksikan oleh teman temannya. anjiirr,.. ini pasti saat ulangan Biologi dapet 9 untuk pembahas sistem reproduksi. Keren!. Bayangkan saja, sekolah tempat menuntut ilmu ternyata berfungsi ganda sebagai tempat esek esek terselubung? ini fakta, bahwa sistem pendidikan kita memang hanya mengedepankan hitam diatas putih, tanpa memikirkan moral, etika dan atitudenya. Bagaimana cerita sekolah bisa dijadikan tempat bercumbu ditambah dengan teman temannya melihatnya dengan sangat santai, mungkin bagi yang menonton itu kesannya kaya nonton bokep live ga pake streaming dan juga ga ada bufering. Lancar jaya gan.

Jika kalian lihat videonya dan amati, ternyata sang teman bukan hanya bersifat menonton tapi juga mengarahkan. Gila, adegan mesum aja pake ada yang mengarahkan, mungkin ini ya yang namanya sutradara film bokep. Sadis!. Ini adalah gambaran dan bentuk lain dari pemuda kita, pemuda kita memang seperti dua mata pisau. Padahal kita tahu bahwa sekolah selalu saja memasang papan visi dan misi yang menurut saya sebenarnya tidak salah, tapi sekali lagi, itu hanya laha hitam diatas putih, nda ada artinya. Belum lagi dengan slogan budaya malu yang saya yakin hampir disemua sekolahan ada dan pasti intinya sama. yaitu :

Malu datang Terlambat
Malu Pulang Cepat
Malu sering tidak berangkat tanpa alasan
Dll..
budaya malu yang coba ingin disalurkan kepada siswa dengan konteks yang seperti itu memang tidaklah salah. Akan tetapi menurut saya masih kurang tepat. Budaya malu tersebut tidak mengikuti perkembangan jaman, ketinggalan jaman boooo,. Dengan kejadian ini, harusnya semua paham dan sadar, bahwa anak sekolah jaman sekarang sudah 2 atau 3 tingkat lebih untuk urusan sahwat dan mungkin budaya malunya harus ditambah dengan

Malu bercumbu dalam Kelas

Malu merekam adegan Mesum

Malu nenen sembarangan

Malu mengumbar kemaluan

hahahaha. mungkin kesannya konyol dan seolah olah saya jorok dan lain sebagainya, tapi terserah lah. Toh, memang lebih baik ditulis seperti itu ketimbang nantinya kejadian seperti ini.

 nenen kok sembarangan 
oke. apapun yang kalian pikirkan tentang tulisan saya, silahkan. Kalian adalah tuan bagi pikiranya masing masing, dan saya tidak akan memaksakan satu hal pun kecuali kalian menghendakinya.
 
 
 
 

0 komentar: