Bagaimana kabar kalian Sob? ya lo masih punya utang atau baru habis ditolak cewe sori ya, ane nda bisa bantu gan :).
Bulan ini akan jadi bulan yang indah buat para penggemar Super Hero, setelah di dahului oleh Captain America dengan Winter Soldiernya, kalau saya nda salah ingat nanti juga akan menyusul Amazing Spiderman 2, lalu juga kalau nda salaha ingat lagi ada Men Of Steel 2 atau mungkin kita bisa sebut sebagai Juctice leaguge (gitu dech tulisannya), pokoknya ini bulan memang penuh super hero sob.
Ngomongin Super Hero, saya hampir suka dengan semua seper hero, mulai dari pahlawan bertopeng (lho, ini kan film Shincan ya? super hero bukan?), sampai power rangers. Ya, inti dan pokoknya saya fans berat mamalia bernama super hero tersebut. Yang mendasari saya suka dengan semua super hero mungkin satu ya, mereka itu keren, dan selalu bisa menghadirkan ruang khayal tersendiri bagi otak saya (karena ini pula saya jadi sering mengkhayal jadi rangers merah, HUFT). Ke kerenan super hero bisa kita lihat dari bagaimana superman bisa ngeluarin laser, Flash bisa lari cepat (bahkan Usain Bolt juga kalah) Batman yang punya sayap tapi tidak bisa terbang (minimal dia punya teknologi canggih yang bisa menolong masuk kategori super hero), Spiderman bisa nempel di dinding kaya cicak bukan kaya laba laba, ya, semua super hero punya keistimewaannya sendiri sendiri. Kaya kamu, Ia, kamu, kamu juga istimewa dihatiku (hahaha, tetep aja gombal).
![]() |
| Captain America |
Dari begitu banyak super hero, saya kadang masih suka heran dengan konsep ke super heroan seorang captain amerika. Kenapa, karena dia nda bisa terbang, nda bisa ngeluarin laser, nda bisa nempel di dinding, nda bisa lari cepat, nda punya teknologi canggih juga, lalu apa istimewanya ????. Yang dia punya itu cuma kostum ketat dengan logo bintang di dada, dan tameng yang lebih mirip kaya alat yang buat napeni beras yang dipake ibu ku (kalau kalian nda tau apa yang dimaksud dengan napeni, cobalah tanya orang keturunan ngapak, insyaallah dia tahu apa itu napeni). Dengan begini saya ambil kesimpulan awal bahwa sebenarnya, captain amerika cuma super hero gagal. Bahkan kalau kalian pernah liat Avengers, Tony Strak sempat berkomentar begini :
"segala keistimewaan di dirimu hanyalah rekayasa obat"
Tapi mungkin ada jawaban lain dari ketidak istimewaannya seorang super hero macam captain america, tapi sampai disini saya masih beranggapan bahwa captain america cuma superhero gagal, bahkan dia nda lebih keren dari captain tsubasa (maju, maju, nankatsu, hahaha). Kalau dia tidak istimewa kenapa bisa dikatakan super hero?.
Untuk bisa menemukan jawabanya saya akhirnya menggali memori lebih jauh dan lebih tajam kedalam, mungkin saya bisa menemukan secarcik memori tentang konsep super hero yg lebih sederhana, dan akhirnya benar, saya menemukan jawaban akan konsep super hero yang lebih sederhana, tidak perlu bisa terbang, tidak perlu bisa mengeluarkan laser, tidak juga harus memiliki tekonologi canggih. Sampai jawaban ini saya dapati, saya sadar, bahwa kita bisa jadi super hero meski dengan sangat tidak istimewa, kenapa?.
Tidakkah kalian membayangkan bahwa saat kita kecil, semua tampak mungkin dan sangat sederhana?. Misal, saat kita ingin jadi superman, kita hanya perlu sarung yang kemudian kita ikat dibelakan leher dan seolah olah jadi jubahnya superman, dan jadilah superman. Saat kita ingin jadi pak polisi? kita hanya membutuhkan sepucuk pistol mainan, dan jadilah polisi, jadi astronot? kasih sebuah topi maka jadilah astronot. Intinya, saat kita masih kecil, semua hal menjadi mungkin dan sangat sederhana. Tidak membutuhkan banyak perhitungan dan tidak pula ribet. Semua tampak mungkin dan semua tampak bisa. Akan tetapi saat kita sudah besar, semua menjadi serba rumit, penuh perhitungan dan tidak lagi sederhana. Lalu, kemana konsep pemikiran sederhana yang dulu kita sempat nikmati? masa masa indah dulu saat kecil bisa jadi superman kemana?. Semakin tua membuat kita semakin rumit, bukan malah menjadi semakin mudah. Semakin tua membuat semua jadi tampak susah bukan gampang, semakin tua membuat semua tampaknya mudah menjadi penuh perhitungan dan rumit. Bahkan untuk hal yang sepele menjadi penuh perhitungan dan membutuhkan perhitungan yang matang.
Misalkan, sayang, atau jatuh cinta, atau cinta ma oarang lain. Saat kita kecil, sayang sama orang lain tidak membutuhkan perhitungan tentang bibit , bobot atau bebetnya. Saat kita kecil, sayang sama orang lain tidak perlu tahu umurnya berapa, pendidikannya apa, bintangnya apa, saat kecil, sayang sama orang lain ya cuma karena kita sayang, nda usah mikir dia lebih tua, dia nda lulus SD, atau dia anaknya pak mentri. Semua menjadi sangat rumit saat kita semakin tua. Lalu kemana masa masa mudah waktu kita kecil?.
Hems, kembali kejudul, dengan demikian saya sadar dan yakin bahwa kita semua bisa jadi super hero, meski, kita tidak bisa terbang, meski kita tidak bisa ngeluarin laser (yang kita bisa cuma ngeluarin ingus), nda punya teknologi canggih macam tony strak dengan iron man atau bruce wain dengan batmannya, meski dengan ketidak istimewaan kita, tapi sadarlah, kita bisa menjadi super hero dengan ketidak istimewaan kita. Misalkan saja dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak merokok disembarang tempat, membantu orang nenek menyebrangkan jalan dan hal kecil lainnya yang bermanfaat bagi kita dan juga orang lain. Mungkin memang hal yang sangat sepele sekali, tapi bukankah itu sangat superhero?
Semoga berkenan dengan tulisan saya. See You Next Time.

0 komentar:
Posting Komentar