"mari buka hari ini dengan kalimat tanya"kadang judul dapat mempresentasikan apa yang ada dalam isi dari tulisan tersebut. Lantas, kalau pada awalnya saya hanya memberikan "?" sebagai judulnya, mungkin akan banyak yang mempresentasikan tulisan ini sebagai kumpulan kalimat tanya. Bukan sebuah presepsi yang salah menurut saya, karena memang akan banyak hal yang akan saya tanyakan.
Pertanyaan saya, kenapa kita membiasakan diri untuk bertanya ?, kita tidak pernah membiasakan diri untuk memberikan jawaban atau penjelasan akan suatu hal, apapun itu. Mungkin memang kita terlahir dengan sejuta konsep pertanyaan yang tidak kunjung berujung pada jawaban yang jelas. Contoh kecil dari sebuah konsep pertanyaan yang cenderung sudah sangat biasa dan jamak kita gunakan adalah seperti ini ;
"hai, nama kamu siapa ?, boleh kenalan ?"itu kenalan yang sangat kuno dan juga konsep pertanyaan yang juga sangat menjemukan. Lalu, lantas kenapa kita tidak bisa sedikit merubah konsepnya ?, hingga tidak terkesan kita sebuah mesin hidup dengan nama manusia yang sudah terprogram untuk selalu bertanya. kalau saja kita mau sedikit saja merubah kalimat diatas maka mungkin kesannya akan jauh lebih menarik, mungkin bisa dengan seperti ini.
"aku ragil,saya tidak akan mengajak anda berkenalan, tapi mungkin kita bisa mencoba satu hal baru, untuk bisa lebih saling mengenal satu sama lain,minum kopi misalkan, ini kartu nama saya, silahkan hubungi saya jika berkenan".saya yakin akan banyak pertentangan dengan konsep kenalan seperti itu, tapi saya pikir, tidak ada salahnya mencoba sesuatu hal baru. Itu baru sedikit contoh dari berjuta juta konspe pertanyaan yang pasti kita miliki dalam sebuah komponen dalam diri kita yang bernama otak. sadar atau tidak sadar, suka atau tidak suka, kadang justru karena pertanyaanlah semua jadi tampak berbeda dan tidak lagi sama. Andai kita tidak terlalu mengedepankan pertanyaan pertanyaan mungkin kita bisa menjadi salah satu bagian dari sejaah manusia dengan kepribadian yang besar dan agung.
"karena tanya tidak harus menggunakan tanda tanya, dan pertanyaan tidak melulu tentang kalimat tanya".

0 komentar:
Posting Komentar